Penyusunan RTRW Harus Berpihak pada Rakyat Jangan Sampai Masyarakat Tergusur oleh Regulasi

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025 - 19:39 WIB

50103 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil, Portal Singkil Online ~ Pada 30 September 2025, Dalam pertemuan antara elemen masyarakat sipil dan Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Aceh Singkil, terungkap urgensi untuk menyusun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) secara hati-hati dan partisipatif. Hal ini menjadi penting mengingat tata ruang bukan sekadar dokumen teknokratis, melainkan instrumen politik ruang yang sangat menentukan nasib hidup masyarakat.

Sekjen ampas, budi harjo, menyampaikan kekhawatiran atas pola perencanaan ruang yang cenderung elitis dan kurang memperhatikan realitas sosial masyarakat bawah, khususnya mereka yang telah tinggal secara turun-temurun di wilayah sepadan sungai dan kawasan gambut.

“RTRW bukan hanya soal garis di peta. Ia menentukan siapa yang boleh tinggal, siapa yang harus pindah, siapa yang mendapat izin, dan siapa yang kehilangan hak. Kalau tidak disusun secara adil, tata ruang bisa menjadi alat peminggiran yang sistematis,” tegas budi.

Dalam praktiknya, tidak sedikit masyarakat di Aceh Singkil yang mengalami kesulitan dalam proses sertifikasi tanah karena lokasi tempat tinggal mereka dianggap berada di kawasan terbatas atau lindung. Ironisnya, pada saat yang sama, banyak korporasi pemegang HGU justru memperoleh izin dengan mudah di kawasan yang sama.

Tak hanya itu, budi harjo juga menyoroti ketidaksesuaian data geospasial dalam sistem resmi Badan Informasi Geospasial (BIG) terkait empat pulau strategis: Pulau Mangkir Gadang, Mangkir Kecil, Pulau Panjang, dan Pulau Lipan. Keempat pulau tersebut secara administratif selama ini dikenal sebagai bagian dari Kecamatan Singkil Utara, namun dalam sistem Satu Peta Nasional justru terdata berada di bawah Kecamatan Danau Paris. Hal ini menimbulkan implikasi serius terhadap kejelasan batas kewenangan, pengelolaan sumber daya alam, hingga potensi konflik administrasi antar wilayah.

“Kesalahan data ini bukan sekadar teknis, tapi menyangkut aspek kedaulatan wilayah, pelayanan publik, dan hak masyarakat atas sumber daya di wilayah kepulauan tersebut,” ujar budi harjo.

Untuk itu, ampas menekankan pentingnya asas kehati-hatian dalam penyusunan RTRW. Setiap keputusan zonasi harus mempertimbangkan dimensi keadilan spasial, hak masyarakat adat dan lokal, serta daya dukung ekosistem. Tata ruang yang baik bukanlah yang memindahkan rakyat dari ruang hidupnya, melainkan yang mengakomodasi keberadaan rakyat sebagai bagian sah dari tata sosial dan ekologis wilayah.

Lebih lanjut, budi mendorong agar penyusunan RTRW Aceh Singkil melibatkan partisipasi publik secara bermakna (meaningful participation), bukan sekadar formalitas konsultasi publik. “Kami ingin ada ruang dialog terbuka. Masyarakat bukan objek pengaturan, tapi subjek yang memiliki hak untuk menentukan masa depan ruang hidupnya.”

Rilis ini juga menjadi seruan moral kepada seluruh pemangku kebijakan di tingkat kabupaten maupun provinsi agar penyusunan RTRW tidak menjadi alat legalisasi penggusuran, melainkan pijakan menuju pembangunan yang adil, berkelanjutan, dan manusiawi.{Red}

Berita Terkait

Heboh Prestasi! Puluhan Siswa SMAN 1 Simpang Kiri Lolos PTN & Poltekkes, Sekolah Tuai Kebanggaan
Polri dan Rakyat: FRN Aceh Dorong Keamanan Humanis di Bawah Kepemimpinan Presiden
Kasus Yakarim Munir Kandas di Banding, Dugaan Kepentingan Perusahaan Menguat
“Keberanian dan Kejeniusan Zahrul, S.H. Pulihkan Nama Baik Kliennya”
Bukan Nama Biasa, Ini Alasan Hamzah Sulaiman Jadi Sosok yang Layak Diperbincangkan
Kepemimpinan Tegas AKBP Joko Triyono, Warga Kini Lebih Aman dari Kejahatan
Momentum Hari Ibu ke-97, Kapolres Aceh Singkil Tampilkan Kepemimpinan Presisi dan Humanis
“Aceh Singkil Memanas! Kabag Prokopim Diduga Atur Media, GAKORPAN Minta APH Bergerak Cepat”

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:53 WIB

Latihan Bersama Polres Aceh Tenggara dan Perbakin, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemahiran Menembak Personel

Jumat, 17 April 2026 - 22:34 WIB

Polres Aceh Tenggara Hadirkan Harapan di Tengah Banjir, 365 Paket Bantuan Disalurkan untuk Warga Ketambe dan Salim Pinim

Selasa, 14 April 2026 - 15:35 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi, PT Socfindo Bekali Warga Aceh Singkil Teknik Produksi Tempe Higienis

Senin, 13 April 2026 - 14:51 WIB

Sat Lantas Polres Subulussalam : Kecelakaan Sepeda Motor dengan Truk Sebabkan Satu Orang Meninggal di TKP

Sabtu, 11 April 2026 - 12:42 WIB

Tetap Merakyat, H. Affan Alfian Bintang Hadiri Pesta Pernikahan Warga di Lae Motong

Kamis, 9 April 2026 - 22:29 WIB

Hukum Dipertanyakan, Rabusin Ungkap Dugaan Ketidakadilan dalam Proses Persidangan di Gayo Lues

Selasa, 7 April 2026 - 12:55 WIB

Digerebek Saat Santai Di Rumah, 3 Pria Tak Berkutik – Satresnarkoba Polres Agara Temukan Ganja Belasan Kilo

Minggu, 5 April 2026 - 23:53 WIB

Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Sabu di Pondok Kebun, Barang Bukti Disembunyikan di Bawah Pohon Pinang

Berita Terbaru