Subulussalam– portalsingkil.online. net. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMAN Unggul Subulussalam. Enam siswanya berhasil terpilih mewakili Provinsi Aceh dalam ajang bergengsi Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2025 tingkat nasional. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) ini akan digelar pada 26–31 Oktober 2025 di Jakarta Selatan.
Keenam siswa tersebut terbagi ke dalam tiga tim inovasi yang masing-masing didampingi oleh seorang guru pembimbing. Ketiganya adalah Tim Baskala Squad, Arutala Squad, dan Arindama Squad. Mereka akan berkompetisi dalam tiga kategori berbeda, yakni Agribisnis dan Kemaritiman, Kesehatan, serta Wirausaha Sosial.
Tiga Tim, Tiga Bidang Strategis Baskala Squad terdiri atas Widan Galih Abyansyah dan Annisa Raihani, dengan pembimbing Yuliana. Tim ini akan berkompetisi di bidang Agribisnis, Agroteknologi, dan Kemaritiman Inovasi yang diangkat berkaitan dengan pemanfaatan potensi lokal dalam sektor pertanian berkelanjutan, yang diharapkan dapat memberi dampak positif terhadap ketahanan pangan dan pemberdayaan petani muda.
Arutala Squad yang digawangi oleh Habib Hidsyatullah dan Al-Annur Risqullah, didampingi guru Salma Wati, akan berkompetisi di bidang Kesehatan. Proyek mereka menyoroti solusi inovatif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, dengan pendekatan teknologi sederhana dan ramah lingkungan yang dapat diterapkan di daerah terpencil.
Arindama Squad, dengan anggota Aya Sofia Mutmainnah dan Arinda Ochta Safitri Banurea serta pembimbing Yuliana, membawa gagasan di bidang *Wirausaha Sosial. Proyek ini menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan dan anak muda, melalui kegiatan usaha berbasis sosial yang berkelanjutan.
Harapan Sekolah dan Dukungan Masyarakat Kepala SMAN Unggul Subulussalam, dalam keterangannya, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian siswanya. “Ini adalah bukti bahwa generasi muda Subulussalam mampu bersaing di level nasional dengan ide-ide kreatif dan solutif. Kami sangat berharap mereka bisa menunjukkan performa terbaik dan membawa pulang medali untuk Aceh,” ujarnya.
Guru pembimbing pun mengaku telah mempersiapkan siswa dengan intensif, baik dari sisi teknis penyusunan proyek, presentasi, maupun pemahaman terhadap permasalahan yang ingin dipecahkan melalui inovasi mereka. “Kami percaya, anak-anak ini bukan hanya membawa nama sekolah, tapi juga semangat anak muda Aceh yang inovatif dan punya kepedulian sosial tinggi,” ungkap Yuliana.
Partisipasi dalam FIKSI 2025 menjadi langkah penting bagi para siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, serta jiwa kewirausahaan. Ajang ini juga menjadi panggung bagi pelajar seluruh Indonesia untuk menampilkan solusi nyata terhadap tantangan yang ada di masyarakat.
Tentang FIKSI Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) merupakan salah satu program unggulan Kemendikbudristek yang bertujuan menumbuhkan semangat inovasi dan jiwa wirausaha di kalangan pelajar SMA dan sederajat. Melalui kompetisi ini, peserta diajak untuk mengembangkan proyek berbasis kebutuhan masyarakat, dengan pendekatan kreatif dan berkelanjutan.
Dengan terpilihnya SMAN Unggul Subulussalam mewakili Aceh, diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk terus mendorong potensi siswa dalam bidang inovasi dan kewirausahaan.
[Mr Padank]























