Subulussalam–portalsingkil.online. net. Di tengah rutinitas tugas kepolisian yang sarat dengan dinamika dan tantangan, hadir sosok Kapolres Subulussalam, AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K., yang dikenal bukan hanya sebagai pemimpin yang tegas, tetapi juga berjiwa humanis dan responsif terhadap keluhan masyarakat
Salah satu bentuk nyata dari pendekatan humanis yang diterapkannya tampak saat menangani insiden kecelakaan tunggal sebuah mobil barang bermuatan batu bata, yang terjun ke jurang di kawasan Jalan Teuku Umar, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, pada Senin dini hari (20/10/2025).
Mobil jenis Mitsubishi Colt Diesel BL 8542 T itu mengalami kecelakaan karena gagal menanjak dan akhirnya terperosok ke jurang sedalam 15 meter. Sopir berinisial E (38), warga Kota Fajar, Aceh Selatan, mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan pertolongan.
Dalam pernyataannya yang disampaikan melalui Kasat Lantas Polres Subulussalam, AKP Alfi Syahrin, Kapolres AKBP Muhammad Yusuf tidak hanya menguraikan kronologi kejadian secara rinci, namun juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Namun, yang menarik perhatian publik bukan hanya penanganan kasusnya, melainkan sikap empati dan cepat tanggap Kapolres terhadap korban dan keluarga. Setelah mengetahui kondisi sopir yang mengalami luka, AKBP Muhammad Yusuf langsung memerintahkan jajarannya untuk memastikan korban mendapat perawatan maksimal di Rumah Sakit Umum Kota Subulussalam.
> “Keselamatan jiwa adalah prioritas utama. Dalam setiap kecelakaan, fokus pertama kami adalah menyelamatkan korban, baru kemudian menelusuri penyebab dan langkah penegakan hukum,” ujar AKBP Yusuf melalui Kasat Lantas.
Tak berhenti di situ, beliau juga memerintahkan tim Lantas untuk melakukan sosialisasi keliling kepada para sopir angkutan barang di terminal dan titik muat, mengenai bahaya muatan berlebih dan pentingnya perawatan kendaraan rutin.
Pemimpin yang Dekat dengan Masyarakat
Sosok AKBP Muhammad Yusuf tidak asing bagi masyarakat Subulussalam. Dalam berbagai kesempatan, ia terlihat turun langsung ke lapangan – mulai dari kegiatan Jumat Curhat, patroli malam, hingga pengamanan ibadah lintas agama. Bagi banyak warga, ia bukan sekadar Kapolres, tetapi sahabat dan pelindung masyarakat
Tokoh masyarakat Kecamatan Penanggalan, Bapak H. Iskandar, menyampaikan apresiasinya atas gaya kepemimpinan Kapolres saat ini.
> “Pak Yusuf itu pemimpin yang mau mendengar. Pernah kami sampaikan soal rawan begal di tanjakan Jontor, tak sampai seminggu sudah ada penambahan patroli malam. Respons cepat dan tidak birokratis,” ungkapnya.
Tegas, Namun Mengedepankan Edukasi
Sebagai perwira lulusan Akademi Kepolisian, AKBP Muhammad Yusuf dikenal berpegang teguh pada prinsip restorative justice dan edukasi masyarakat. Ia percaya bahwa tugas polisi tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga **mendidik masyarakat agar sadar hukum dan berperilaku tertib
Dalam kasus kecelakaan mobil barang yang baru-baru ini terjadi, beliau memilih untuk tidak langsung menjerat sopir secara hukum, namun lebih mengedepankan edukasi, pembinaan, dan pemulihan korban. Hal ini menjadi cerminan prinsip kemanusiaan yang ia pegang.
> “Jika masyarakat salah karena ketidaktahuan, tugas kami bukan langsung menghukum, tapi mengedukasi. Hukum akan ditegakkan, tapi hati nurani harus tetap digunakan,” pungkasnya dalam salah satu wawancara sebelumnya.
Menginspirasi Jajaran dan Masyarakat
Gaya kepemimpinan yang santun, terbuka, namun tetap disiplin, menjadikan AKBP Muhammad Yusuf sebagai figur yang disegani di kalangan internal Polres Subulussalam. Ia selalu mendorong personelnya untuk mengutamakan pelayanan yang ramah, cepat, dan bersih dari praktik-praktik yang menyimpang.
Dengan pendekatan kepemimpinan berbasis nilai kemanusiaan, AKBP Muhammad Yusuf telah membuktikan bahwa keberadaan polisi di tengah masyarakat bukan sekadar aparat penegak hukum, tapi juga pengayom, pelindung, dan sahabat rakyat
Insiden mobil barang yang terjun ke jurang di Subulussalam menjadi pelajaran penting tentang pentingnya keselamatan berkendara. Namun lebih dari itu, peristiwa ini juga menjadi panggung yang menunjukkan nilai-nilai kepemimpinan humanis dari seorang Kapolres yang tak hanya bertindak, tapi juga berempati dan melayani sepenuh hati
Redaksi: Syahbudin Padank, FRN Fast Respon counter Polri Nusantara provinsi aceh























