Aceh Tenggara – Semangat pengabdian Polri kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberi manfaat bagi sesama. Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Aceh Tenggara menggelar kegiatan bakti kesehatan donor darah yang berlangsung di Gedung Serbaguna Setia 38 Polres Aceh Tenggara, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K. dan diikuti oleh personel Polres Aceh Tenggara, Bhayangkari, serta perwakilan dari berbagai instansi pemerintah dan stakeholder terkait di Kabupaten Aceh Tenggara.
Dalam sambutannya, Kapolres Aceh Tenggara menyampaikan bahwa donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat sekaligus wujud nyata semangat kemanusiaan yang menjadi bagian dari pengabdian institusi Polri.
“Hari Bhayangkara bukan hanya momentum untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Melalui donor darah ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah dan memberikan harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar AKBP Yulhendri.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Para peserta secara sukarela mendonorkan darahnya sebagai bentuk kontribusi kemanusiaan yang kelak dapat menyelamatkan nyawa sesama. Setiap kantong darah yang terkumpul bukan sekadar hasil donor, melainkan simbol kepedulian, solidaritas, dan rasa kemanusiaan yang tumbuh di tengah masyarakat.
Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan sosial yang dilaksanakan Polres Aceh Tenggara dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Selain mempererat sinergi antarinstansi, kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat melalui aksi yang bermanfaat dan menyentuh langsung kebutuhan warga.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Tenggara terus berkomitmen untuk menjadi institusi yang tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan.























